Aral Melintang dalam Menuntut Ilmu
Dalam menuntut ilmu syar’i diperlukan kesungguhan.Tidak layak para penuntut ilmu bermalas-malasan
dalam mencarinya.
Kita akan mendapatkan ilrnu yang berrnanfaat -dengan
izin Allah- apabila kita bersungguh-sungguh dalam menuntutnya.
Imam asy-Syafi’i rahimahullaah pemah mengatakan dalam sya’irnya,
Imam asy-Syafi’i rahimahullaah pemah mengatakan dalam sya’irnya,
Saudaraku, engkau tidak akan mendapat ilmu, melainkan dengan enam perkara.
Kukabarkan kepadamu rinciannya dengan jelas
Kecerdasan, kemauan keras, bersungguh-sungguh, bekal yang cukup, bimbingan ustadz, dan waktunya yang lama.[Diwaan lmam asy-Syafi’i (hal. 378). Cet. Daml Fikr, th. 1415 H.]
Yang jadi pertanyaan, kenapa seorang mau untuk sungguh2 kuliah demi pencapaian karir dunianya smentara ia tidak sungguh2 tuk thalabul ilmi demi pencapaian klimaks akhirnya di akherat.....
Wallahul musta'an...
Kukabarkan kepadamu rinciannya dengan jelas
Kecerdasan, kemauan keras, bersungguh-sungguh, bekal yang cukup, bimbingan ustadz, dan waktunya yang lama.[Diwaan lmam asy-Syafi’i (hal. 378). Cet. Daml Fikr, th. 1415 H.]
Yang jadi pertanyaan, kenapa seorang mau untuk sungguh2 kuliah demi pencapaian karir dunianya smentara ia tidak sungguh2 tuk thalabul ilmi demi pencapaian klimaks akhirnya di akherat.....
Wallahul musta'an...

0 komentar: